Menkes juga memberikan apresiasi kepada Palang Merah Indonesia (PMI) atas perannya dalam penyaluran bantuan kemanusiaan ke daerah-daerah yang terdampak bencana di Sumatra.
Ia menekankan pentingnya penggunaan alat berat, khususnya alat berat berukuran kecil, guna mempercepat pemulihan empat puskesmas yang masih rusak parah.
Baca Juga:
Kemenkes Soroti Lonjakan Korban Jiwa Kecelakaan di Jalur Non-Tol Saat Libur Nataru
"Kolaborasi antara pemerintah, PMI, dan berbagai mitra sangat penting untuk mempercepat pemulihan layanan Kesehatan," ujarnya. Menkes optimistis, apabila alat berat beserta operatornya dapat segera tersedia, puskesmas tersebut dapat kembali beroperasi dalam waktu satu bulan ke depan.
Di sisi lain, pemerintah pusat juga terus memperkuat layanan dasar bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.
Upaya tersebut dilakukan melalui pengiriman tenaga kesehatan sekaligus percepatan pemulihan sektor pendidikan.
Baca Juga:
Mendorong Gugatan Class Action Bencana Ekologis Pulau Sumatra
"Kami mengirimkan dokter umum, dokter spesialis, serta calon dokter yang tengah menjalani program internship ke wilayah terdampak," kata Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno.
Ia menjelaskan, para relawan kesehatan difokuskan untuk memberikan layanan kesehatan dasar, melakukan tindakan bedah minor, serta memberikan pendampingan trauma healing bagi warga terdampak bencana.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.