"Daging merah sebenarnya tidak menyebabkan kanker. Tapi pengolahan yang salah, artinya dibakar sampai gosong, atau kebanyakan makan daging merah lebih dari sekilo seminggu seperti pada pasien diet ketofastosis untuk menurunkan berat badan misalnya," terang dr Andhika.
"Atau yang ketiga, terlalu banyak makan yang di kaleng. Karena lama-lama dia akan bersenyawa, karena dia memang potensial. Kemudian makan makanan yang preserved food, contoh nugget dan sebagainya. Lamanya dia disimpan, itu yang bikin kanker," tegas dr Andhika.
Baca Juga:
Kepenghuluan Pasir Putih Utara Sebar Daging Kurban Idul Adha 1445 Hijriah
Risiko Kontaminasi Bahan BerbahayaPenggunaan plastik non food grade sebagai wadah untuk hewan kurban sejak lama jadi sorotan. Profesor teknologi pangan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Dr Ir Purwiyatno Hariyadi menekankan adanya risiko kesehatan dari kontaminasi plastik yang bukan food grade dengan makanan, dalam hal ini daging hewan kurban.
"Banyak plastik yang beredar, yang kresek hitam itu, bukan food grade. Artinya kalau dia kontak dengan makanan maka komponen dari plastik itu pun, yang digunakan untuk membuat plastik akan terlucuti dan masuk ke dalam makanan," tutur Prof Purwiyatno, dalam sebuah pesempatan.
Suatu bahan dianggap food grade apabila tidak memindahkan zat-zat berbahaya dari bahan tersebut ke dalam makanan yang akan dikonsumsi sehingga makanan terlindungi teksturnya dan yang terpenting, tidak membahayakan kesehatan.
Baca Juga:
Baznas Kalsel Pastikan Penyaluran Daging Kurban Tepat Sasaran Idul Adha 1445H
Kantong plastik kresek berwarna terutama hitam kebanyakan merupakan produk daur ulang yang penggunaan sebelumnya seringkali tidak diketahui. Bisa jadi dari wadah pestisida, limbah, logam berat, dan sebagainya.
Selain itu komponen atau bahan yang digunakan untuk membuat kresek hitam adalah polivinil klorida yang secara internasional telah dianggap sebagai salah satu zat berbahaya bagi kesehatan. Karenanya kresek berbahan ini tidak boleh digunakan langsung pada makanan jenis apapun.
[Redaktur: Alpredo Gultom]