WAHANANEWS.CO, Jakarta - Selain faktor kesehatan dan gaya hidup, sejumlah penelitian menunjukkan adanya hubungan antara golongan darah dan risiko stroke. Beberapa jenis golongan darah dinilai memiliki risiko lebih tinggi mengalami stroke dibandingkan golongan darah lainnya.
Stroke itu sendiri merupakan salah satu kondisi kesehatan serius yang bisa menyebabkan kerusakan sel otak, komplikasi jangka panjang, bahkan mengancam nyawa.
Baca Juga:
Jangan Abaikan, 5 Tanda Stroke Bisa Muncul Sebulan Sebelum Serangan
Salah satu penelitian menemukan adanya kemungkinan hubungan antara tipe golongan darah tertentu dan risiko stroke pada usia muda. Meski begitu, golongan darah bukanlah satu-satunya penentu seseorang pasti akan terkena stroke.
Golongan darah dengan risiko tinggi stroke
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Neurology dari American Academy of Neurology pada 2022 menemukan adanya hubungan antara variasi gen yang menentukan golongan darah dan risiko stroke iskemik pada usia muda atau sebelum 60 tahun.
Baca Juga:
Refleksi "Hari Kanker Se-Dunia"
Berdasarkan meta-analisis yang melibatkan 48 studi genetik dari Amerika Utara, Eropa, dan Asia, para peneliti menganalisis data dari 16.927 orang yang mengalami stroke serta 576.353 orang tanpa riwayat stroke.
Setelah mempertimbangkan jenis kelamin dan faktor lainnya, para peneliti menemukan orang dengan golongan darah A memiliki risiko sekitar 16 persen lebih tinggi mengalami stroke usia muda dibandingkan pemilik golongan darah lain.
Di sisi lain, pemilik golongan darah O diketahui memiliki risiko sekitar 12 persen lebih rendah dibandingkan golongan darah lainnya.