WAHANANEWS.CO, Jakarta – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengusulkan agar penderita tuberkulosis (TB) dimasukkan sebagai salah satu kelompok prioritas penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Usulan tersebut disampaikan sebagai upaya memperkuat penanganan TB di Indonesia yang hingga kini masih menjadi salah satu penyakit menular dengan jumlah kasus dan angka kematian yang tinggi.
Baca Juga:
Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar Jadi Sorotan, Wamenkes Jelaskan Perbedaannya dengan Varian di Indonesia
Berdasarkan data yang dipaparkan Kementerian Kesehatan, Indonesia masih mencatat sekitar satu juta kasus tuberkulosis setiap tahunnya.
Dari jumlah tersebut, sekitar 160 ribu orang meninggal dunia akibat penyakit tersebut.
Kondisi ini dinilai memerlukan langkah penanganan yang tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pemenuhan asupan gizi bagi para pasien.
Baca Juga:
Usai WHO Tetapkan Ebola Darurat Global, Kemenkes Perketat Pintu Masuk RI
Menurut Budi, dukungan nutrisi yang memadai dapat membantu meningkatkan efektivitas pengobatan sekaligus memperbesar peluang kesembuhan penderita TB.
Oleh karena itu, selain menyasar peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, program MBG dinilai juga perlu menjangkau pasien tuberkulosis.
“Orang-orang yang sakit tuberkulosis 1 juta loh di Indonesia setiap tahun. Meninggal 160 ribu, jadi kita ngomong 5 menit meninggal dua orang,” kata Budi usai peluncuran Komisi The Lancet Regional Health-Western Pacific: Reimagining Healthcare in Indonesia for 2045 di Kementerian Kesehatan, Jakarta.