Ia juga mengingatkan pentingnya pemahaman terhadap masa krusial atau golden period dalam dunia medis. Pada periode tersebut, ketepatan dan kecepatan tindakan sering kali menjadi faktor penentu keselamatan pasien.
Karena itu, seluruh tenaga kesehatan diharapkan mampu bekerja secara sigap dan mengedepankan keselamatan pasien dalam setiap proses pelayanan.
Baca Juga:
Disdukcapil Kota Bekasi Ajak Pelajar Rekam KTP-el Selama Libur Sekolah
Selain itu, Indah berharap seluruh fasilitas kesehatan terus memperkuat pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan pasien.
Ia menilai bahwa pelayanan yang humanis dan berlandaskan empati akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi pasien maupun keluarganya selama menjalani proses pengobatan.
Menurutnya, persoalan administrasi maupun kepemilikan jaminan kesehatan tidak boleh menjadi penghambat dalam pemberian layanan medis.
Baca Juga:
Jemaah Haji Asal Sumedang Tinggalkan Madinah, Diperkirakan Tiba di Gedung Negara Pukul 17.30 WIB
Penanganan pasien harus menjadi prioritas utama agar masyarakat dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang cepat, tepat, dan berkualitas.
"Layanin dulu, urusan lain berikutnya, mau dia punya asuransi atau nggak, dia punya jaminan atau nggak, itu nanti, jadi tangani dulu," tandas Politisi Fraksi PDI-Perjuangan tersebut.
Melalui penegasan tersebut, BURT DPR RI berharap seluruh rumah sakit dan fasilitas kesehatan di Indonesia dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan dengan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, sehingga masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang tidak hanya modern dan profesional, tetapi juga penuh kepedulian dan empati.