WAHANANEWS.CO, Jakarta - Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI, Desy Ratnasari, menghadiri penyerahan simbolis santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris almarhumah Adinda Najwa.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Tangerang Selatan, Cilenggang, Kecamatan Serpong, sebagai bentuk pemenuhan hak peserta yang mengalami musibah saat menjalankan tugas kedinasan.
Baca Juga:
Indah Kurniawati: National Hospital Jadi Pilihan Layanan Kesehatan Berkualitas di Dalam Negeri
Penyerahan santunan ini menjadi bagian dari komitmen negara dalam memberikan perlindungan kepada pekerja yang mengalami kecelakaan kerja, sekaligus memastikan hak-hak peserta BPJS Ketenagakerjaan dapat diterima oleh keluarga yang ditinggalkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam kesempatan tersebut, Desy Ratnasari menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Adinda Najwa yang merupakan Staf Administrasi Anggota DPR RI Muhammad Hilman Mufidi atau yang lebih dikenal dengan sapaan Gus Hilman.
“Atas nama pribadi dan BURT DPR RI, saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhumah Adinda Najwa. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah dan kebaikannya serta memberikan ketabahan dan kesabaran kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujar Legislator Dapil Jawa Barat IV dikutip dari situs resmi DPR RI Rabu, (17/06/2026).
Baca Juga:
BURT DPR Apresiasi RS Bunda Padang, Soroti Perlunya Dukungan Asuransi untuk Bedah Robotik
Diketahui, almarhumah Adinda Najwa merupakan salah satu korban meninggal dunia dalam kecelakaan yang menimpa rombongan Gus Hilman di ruas Tol Pasuruan–Probolinggo pada 23 Mei 2026.
Dalam insiden tersebut, dua staf anggota DPR RI kehilangan nyawa, yakni Adinda Najwa dan Alex Anwaruh.
Menurut Desy, peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa pelaksanaan tugas-tugas kedewanan tidak hanya dilakukan oleh anggota DPR RI, tetapi juga melibatkan tenaga ahli, staf administrasi, serta berbagai unsur pendukung lainnya yang memiliki mobilitas tinggi dan menghadapi berbagai risiko selama menjalankan pekerjaan.