Sementara, bakteri berukuran mikro yang paling sering menyebabkan ISPA, yaitu Streptococcus dan Staphylococcus. Mengutip buku "Penyakit Menular" (2001) oleh Agnestya Widyarati, polusi udara juga dapat menyebabkan ISPA.
Bahkan, penyakit ISPA di Indonesia identika dengan kondisi udara yang kotor karena polusi yang meningkat.
Baca Juga:
Debu Batu Bara Jadi Sorotan Ketua Komisi I DPRD Morowali: Jangan Korbankan Kesehatan Warga Demi Industri
Anak-anak usia 0-14 tahun adalah kelompok umur yang paling rawan mengidap ISPA akibat polusi udara.
Paparan gas nitrogen dioksida adalah poliutan yang paling sering menyebabkan anak menderita gangguan pernapasan ini yang memerlukan pemeriksaan di rumah sakit.
Penyakit ISPA ditandai dengan kejadian singkat atau muncul secara tiba-tiba dan sangat mudah menular ke siapa saja terutama pada kelompok rentan, yaitu bayi, balita, dan lansia.
Baca Juga:
Yahya Zaini Minta Pemerintah Pantau Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin Secara Berkelanjutan
Penyakit ISPA merupakan masalah kesehatan yang paling sering terjadi dan bisa menyerang orang dari segala usia.
Oleh karena itu, segala penyebab penyakit ISPA tidak boleh diabaikan.
Macam cara mencegah ISPA