WAHANANEWS.CO, Jakarta - Di tengah maraknya kampanye hidup sehat dan menjamurnya fasilitas olahraga, mayoritas masyarakat Indonesia ternyata masih belum menjadikan olahraga sebagai bagian dari rutinitas harian mereka.
Data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) September 2025 menunjukkan hanya 37,27 persen penduduk usia 5 tahun ke atas yang aktif berolahraga.
Baca Juga:
ALPERKLINAS: Optimalisasi Pengawasan Konstruksi dan Material Kelistrikan Penting untuk Menjamin Keselamatan Konsumen
Artinya, dari setiap 100 orang Indonesia, hanya sekitar 37 orang yang secara rutin melakukan aktivitas olahraga.
Temuan tersebut menunjukkan budaya olahraga nasional masih menghadapi tantangan besar meskipun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan terus meningkat.
Kesenjangan partisipasi olahraga juga masih terlihat cukup jelas antara wilayah perkotaan dan perdesaan.
Baca Juga:
Utamakan Keselamatan Konsumen, ALPERKLINAS Serukan Pengawasan Konstruksi dan Material Kelistrikan Lebih Optimal
Masyarakat yang tinggal di kawasan perkotaan tercatat lebih aktif berolahraga dengan tingkat partisipasi mencapai 42,36 persen.
Sementara itu, tingkat partisipasi olahraga masyarakat perdesaan hanya berada di angka 29,65 persen.
Data tersebut mengindikasikan bahwa akses terhadap sarana olahraga, lingkungan pendukung, serta pola hidup masyarakat masih menjadi faktor yang memengaruhi aktivitas fisik sehari-hari.