Meski tingkat partisipasi kelompok usia muda cukup baik, durasi olahraga masyarakat Indonesia masih tergolong rendah.
Sebagian besar masyarakat belum mampu memenuhi rekomendasi aktivitas fisik yang dianjurkan untuk menjaga kesehatan tubuh secara optimal.
Baca Juga:
ALPERKLINAS: Optimalisasi Pengawasan Konstruksi dan Material Kelistrikan Penting untuk Menjamin Keselamatan Konsumen
Sebanyak 30,51 persen masyarakat hanya berolahraga selama 60 hingga 89 menit dalam satu minggu.
Kemudian sebanyak 26,20 persen masyarakat berolahraga selama 30 hingga 59 menit per minggu.
Sementara itu, masyarakat yang berhasil memenuhi rekomendasi olahraga minimal 150 menit per minggu hanya mencapai 14,36 persen dari total populasi.
Baca Juga:
Utamakan Keselamatan Konsumen, ALPERKLINAS Serukan Pengawasan Konstruksi dan Material Kelistrikan Lebih Optimal
Data tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat masih melakukan olahraga dalam durasi yang relatif terbatas.
Kondisi tersebut berpotensi mengurangi manfaat kesehatan yang seharusnya diperoleh dari aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin dan cukup.
Dari sisi motivasi, mayoritas masyarakat berolahraga untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.