WAHANANEWS.CO, Jakarta - Asupan gula tambahan pada anak usia 3–5 tahun perlu mendapat perhatian serius dari orang tua.
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan konsumsi gula tambahan pada rentang usia tersebut dibatasi maksimal 3–4 sendok teh per hari atau setara dengan 15–25 gram.
Baca Juga:
FK Unimal Buka Posko Kesehatan untuk Warga Terdampak Banjir Bandang di Desa Keutapang
Hal itu disampaikan oleh Dokter Anak IDAI, Dr. dr. Klara Yuliarti, Sp. A (K), yang menegaskan bahwa kelebihan konsumsi gula sejak usia dini dapat berdampak buruk bagi kesehatan anak dalam jangka pendek maupun panjang.
Menurutnya, anak-anak yang terbiasa mengonsumsi gula berlebih berisiko mengalami sejumlah gangguan kesehatan.
Mulai dari obesitas, kerusakan gigi, hingga meningkatnya peluang terkena penyakit tidak menular.
Baca Juga:
Anak Aktif dan Ceria? Bisa Jadi Pencernaannya Sehat, Ini Tandanya!
"Dampak utama adalah obesitas, lalu kemudian karies gigi. Yang kedua tanpa disangka-sangka adalah diabetes atau kencing manis tipe 2," katanya seperti dilaporkan RRI, Kamis (29/01/2026).
Dr. Klara menambahkan, berbagai hasil survei kesehatan menunjukkan bahwa pola konsumsi anak-anak di Indonesia masih didominasi oleh makanan dan minuman dengan rasa manis.
Bahkan, sekitar 50 persen anak usia tiga tahun ke atas tercatat mengonsumsi minuman manis lebih dari satu kali dalam sehari.