WahanaNews.co | Masyarakat dunia dihebohkan dengan kemunculan Disease X atau penyakit X, sebutan yang digunakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk merujuk pada potensi wabah pandemi yang baru.
Para ilmuwan menduga Disease X ini akan lebih mematikan dibanding Covid-19. Bahkan diprediksi bisa menyebabkan setidaknya 50 juta kematian orang di dunia.
Baca Juga:
Lima Tahun Setelah COVID-19: WHO Desak China Berbagi Data, Ini Jawabannya
Lantas apakah penyakit X ini berpotensi masuk ke Indonesia?
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid mengatakan meski dianggap masih sangat baru, tapi jika belajar dari masa pandemi Covid-19, maka ada kemungkinan penyakit ini bisa masuk ke Indonesia.
“Makanya setiap negara diminta melakukan ketahanan itu, tetap harus respon. Makanya disuruh membuat kesiapsiagaan respon sampai 2025, karena dianggap belum aman,” ungkap dr. Nadia kepada media belum lama ini.
Baca Juga:
'Ngamuk' di Jepang, Strain KP.3 COVID-19 Lebih Menular Dibanding JN.1
Dokter Nadia mengatakan, menyangkut potensi ancaman ini Kemenkes sudah mulai melakukan antisipasi ketika nantinya penyakit tersebut masuk dan menyebar di Indonesia.
“Sebelum dia (penyakit X) datang kita harus bersiap-siap. Kita tetap melalukan upaya penguatan surveilans di pintu masuk negara, dan melakukan pemeriksaan mutasi virus yang ada,” demikian dr Nadia menjelaskan.
Selain itu, diungkap dr. Nadia pihak Kemenkes bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Pertanian untuk memantau kejadian yang disebabkan dari tanaman mau pun hewan ternak.