WAHANANEWS.CO, Jakarta - Susu nabati atau plant-based milk kian menjamur di rak supermarket, kedai kopi, hingga dapur rumah tangga karena semakin banyak masyarakat yang mulai mencari alternatif susu selain susu sapi untuk alasan kesehatan, gaya hidup, maupun kepedulian terhadap lingkungan.
Mulai dari susu kedelai, oat milk, almond milk, hingga susu kelapa kini tidak lagi hanya dikonsumsi oleh vegan atau vegetarian, melainkan juga oleh masyarakat umum yang ingin mengurangi asupan lemak jenuh, menghindari intoleransi laktosa, atau sekadar mencoba pilihan minuman yang lebih beragam.
Baca Juga:
WhatsApp Siapkan Fitur Baru, Pesan Penipuan Bakal Langsung Kena Peringatan
Fenomena tersebut bukan sekadar tren sesaat karena pasar susu nabati dunia terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan pola makan berbasis tumbuhan.
Laporan industri menunjukkan nilai pasar susu nabati global telah mencapai lebih dari 20 miliar dolar AS dan diproyeksikan terus bertumbuh dalam satu dekade mendatang karena permintaan yang semakin besar dari konsumen di berbagai negara.
Salah satu alasan utama meningkatnya popularitas susu nabati adalah tingginya jumlah masyarakat yang mengalami intoleransi laktosa atau kesulitan mencerna gula alami yang terdapat dalam susu sapi.
Baca Juga:
Nekat Masuk Kandang Monyet Viral Punch, Dua Turis AS Kena Denda Rp33 Juta
Berbagai penelitian menunjukkan susu nabati dapat menjadi alternatif yang nyaman bagi kelompok tersebut karena tidak mengandung laktosa dan umumnya lebih mudah diterima oleh sistem pencernaan sebagian orang.
Selain itu, beberapa jenis susu nabati juga mengandung senyawa bioaktif yang menarik perhatian para peneliti karena berpotensi memberikan manfaat kesehatan tertentu.
Penelitian yang dipublikasikan dalam berbagai kajian nutrisi menemukan bahwa oat milk mengandung beta-glukan yang dikaitkan dengan pengendalian kadar kolesterol dan kesehatan jantung, sementara almond milk dikenal sebagai sumber vitamin E yang berperan sebagai antioksidan alami bagi tubuh.