WAHANANEWS.CO - Benarkah pemilik golongan darah O lebih rentan mengalami kolesterol tinggi? Anggapan yang selama ini beredar di masyarakat ternyata belum memiliki dasar ilmiah yang kuat, menurut penjelasan dokter dari IPB University.
Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, dr Christy Efiyanti, mengatakan hingga saat ini belum terdapat bukti ilmiah yang dapat memastikan adanya hubungan langsung antara golongan darah dengan kadar kolesterol dalam darah.
Baca Juga:
HiWaDa Kepri Minta Wali Kota Batam dan Bunda PAUD, Libatkan OPD Terkait Kawal Kasus PG Djuwita
Menurutnya, hasil penelitian yang ada masih menunjukkan temuan yang beragam sehingga belum dapat dijadikan kesimpulan pasti.
"Beberapa penelitian memang menemukan adanya kadar kolesterol yang lebih tinggi pada individu bergolongan darah O dibandingkan golongan darah lainnya. Namun, ada juga penelitian yang menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara golongan darah ABO dengan kolesterol darah," ujar Christy.
Christy menjelaskan kesehatan kardiovaskular, termasuk kadar kolesterol, dipengaruhi oleh banyak faktor yang jauh lebih kompleks dibandingkan sekadar golongan darah.
Baca Juga:
IKM FIB UI Tegaskan Mahasiswa yang Ikut Kunker Gibran Bertindak Secara Personal
Ia menuturkan gaya hidup menjadi salah satu faktor paling dominan yang memengaruhi kadar kolesterol seseorang.
Pola makan tinggi lemak, kurang aktivitas fisik, obesitas, kebiasaan merokok, hingga konsumsi alkohol diketahui dapat meningkatkan risiko terjadinya kolesterol tinggi.
Selain faktor gaya hidup, sejumlah kondisi medis juga dapat berkontribusi terhadap peningkatan kadar kolesterol.
Beberapa kondisi tersebut antara lain diabetes, gangguan ginjal, penyakit hati, serta gangguan pada kelenjar tiroid.
Faktor genetik juga memiliki peran penting dalam menentukan kadar kolesterol seseorang.
Seseorang yang telah menerapkan pola hidup sehat tetap berisiko mengalami kolesterol tinggi apabila memiliki riwayat keluarga dengan kondisi serupa.
"Usia dan jenis kelamin juga dapat memengaruhi kadar kolesterol seseorang," tambah Christy.
Untuk menjaga kadar kolesterol tetap dalam batas normal, masyarakat disarankan menerapkan pola hidup sehat secara konsisten.
Langkah yang dapat dilakukan antara lain membatasi konsumsi makanan tinggi lemak dan makanan olahan, rutin berolahraga, serta menjaga berat badan tetap ideal.
Christy juga mengingatkan pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk mendeteksi dan menangani kolesterol tinggi sejak dini.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]