Tim tersebut di antaranya melibatkan Agus Heriyanto sebagai dokter spesialis kandungan, Elizabeth Margaretha sebagai dokter dengan fokus layanan kesehatan ibu dan anak, serta Natasya Ayu Andamari sebagai dokter spesialis anak.
Selain itu, terdapat dr. Pritta Diyanti Karyaman sebagai konsultan laktasi, Ian Suryadi Suteja sebagai dokter spesialis anak, Kendry Savira Yordian sebagai dokter spesialis kandungan, serta Diana Felicia Suganda sebagai dokter spesialis gizi.
Baca Juga:
Proyek BKG Bandung–Kawasaki Catat Dampak Positif bagi Lingkungan Air
Kehadiran tim medis ini diharapkan dapat mendampingi ibu menyusui secara menyeluruh, mulai dari masa kehamilan hingga periode menyusui setelah melahirkan.
Pendiri Mom Uung, Uung Victoria Finky, menegaskan bahwa keterlibatan tenaga medis bertujuan memastikan pendampingan menyusui memiliki dasar keilmuan yang kuat.
“Kami melibatkan tenaga medis supaya pendampingan menyusui yang diberikan memiliki dasar medis yang jelas dan tidak sekadar berdasarkan asumsi,” kata Uung.
Baca Juga:
Indonesia Luncurkan Jarum Suntik Halal Pertama dengan Teknologi E-Beam
Dokter spesialis gizi, dr. Diana Felicia Suganda, menyampaikan bahwa pemenuhan gizi ibu merupakan faktor penting yang tidak dapat dipisahkan dari proses menyusui.
Sementara itu, dokter spesialis kandungan dr. Agus Heriyanto menekankan pentingnya persiapan menyusui sejak masa kehamilan agar ibu memiliki pemahaman yang memadai dan tidak bergantung pada informasi yang tidak berbasis medis.
Dalam sesi diskusi, dr. Kendry Savira Yordian menjelaskan bahwa persiapan menyusui sudah dapat dimulai sejak trimester ketiga kehamilan.