"Mencampur dan mencocokkan dosis untuk booster menghasilkan efek samping yang serupa dengan yang terlihat pada inokulasi primer dan tidak menimbulkan masalah keamanan signifikan," menurut studi tersebut.
Studi terhadap tiga vaksin Covid-19 yang saat ini disahkan di Amerika Serikat menunjukkan menggunakan jenis suntikan yang berbeda sebagai booster dan itu tampak menghasilkan respons antibodi yang sebanding atau lebih tinggi daripada menggunakan jenis serupa.
Baca Juga:
AS Perluas Penggunaan Vaksin Bivalen Covid-19 untuk Anak Balita
Uji coba berlangsung di 10 kota AS dan menggunakan total sembilan kombinasi suntikan awal dan booster.
"Mencampur dosis booster mungkin menawarkan keuntungan imunologis untuk mengoptimalkan luas dan umur panjang perlindungan yang dicapai dengan vaksin yang tersedia saat ini," tulis para peneliti dalam penelitian tersebut. [rin]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.