Untuk memperkuat layanan yang terintegrasi, Naramedic menjalin kolaborasi dengan Naramedical yang berperan sebagai license holder sekaligus commercial service partner.
Kolaborasi ini menghadirkan solusi menyeluruh, mulai dari proses registrasi produk, pengurusan sertifikasi, hingga dukungan dalam tahap komersialisasi.
Baca Juga:
Cegah Dampak Buruk Media Sosial, New York Terapkan Label Peringatan untuk Pengguna Muda
“Pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi yang komprehensif dan berorientasi solusi antara tim Naramedic dan para klien. Kami memastikan setiap produk yang didaftarkan memenuhi standar regulasi dan legal untuk didistribusikan di seluruh Indonesia,” ucapnya.
Sejak berdiri pada 2020, Naramedic telah dipercaya lebih dari 200 perusahaan sebagai mitra perizinan.
Hingga kini, lebih dari 350 produk berhasil terregistrasi dan lebih dari 150 sertifikasi telah diterbitkan, menunjukkan konsistensi perusahaan dalam mendukung kepatuhan regulasi alat kesehatan di Tanah Air.
Baca Juga:
Perkuat Keamanan dan Perlindungan Konsumen, BPKN Luncurkan Standar Baru Industri Konser
Dukungan terhadap kemudahan perizinan alat kesehatan juga mendapat apresiasi dari kalangan praktisi.
Seorang Apoteker sekaligus penyedia alat kesehatan, Heni Resmiati, menilai bahwa sistem perizinan yang tertata dengan baik sangat dibutuhkan di tengah persaingan produk alat kesehatan, baik dari dalam maupun luar negeri.
"Perizinan bukan sekadar pemenuhan dokumen, melainkan proses strategis yang menuntut keandalan. Juga terkait efisiensi, dan kepatuhan penuh terhadap regulasi," ujar Heni.