WAHANANEWS.CO, Jakarta - Skrining kesehatan BPJS Kesehatan menjadi langkah awal yang penting dalam mendeteksi potensi penyakit kronis dan infeksi sejak dini dengan memanfaatkan dukungan teknologi digital.
Program ini merupakan bagian dari layanan promotif dan preventif yang disediakan BPJS Kesehatan bagi seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).
Baca Juga:
Gerak 335, Strategi BPJS Kesehatan Tekan Risiko Penyakit Berbiaya Katastropik
Melalui skrining kesehatan, peserta dapat mengetahui gambaran awal kondisi kesehatannya sebelum muncul gejala yang lebih serius.
Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan penyakit serta mendorong pola hidup sehat secara berkelanjutan.
Kehadiran BPJS Kesehatan juga dinilai memberikan kemudahan dan meringankan beban masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan.
Baca Juga:
Ini 7 Perawatan Gigi yang Ditanggung BPJS Kesehatan
Untuk memperluas jangkauan layanan, BPJS Kesehatan menyediakan akses skrining yang praktis dan mudah melalui berbagai platform digital, mulai dari aplikasi Mobile JKN, situs resmi BPJS Kesehatan, hingga layanan pesan instan Chat Assistant JKN (PANDAWA).
Dengan kemudahan tersebut, masyarakat dapat melakukan skrining kapan saja dan di mana saja tanpa harus datang langsung ke fasilitas pelayanan kesehatan.
Peserta JKN-KIS dapat melakukan skrining kesehatan melalui tiga metode, yakni: