Peserta cukup mengikuti petunjuk yang diberikan oleh sistem hingga seluruh tahapan skrining selesai dilakukan.
Program skrining BPJS Kesehatan memberikan berbagai manfaat signifikan bagi peserta.
Baca Juga:
Gerak 335, Strategi BPJS Kesehatan Tekan Risiko Penyakit Berbiaya Katastropik
Selain memudahkan pemantauan kondisi kesehatan secara cepat dan praktis, layanan ini juga membantu menghemat waktu serta biaya karena dapat diakses secara daring.
Peserta tidak perlu antre atau datang langsung ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan gambaran awal kondisi kesehatannya.
Apabila hasil skrining menunjukkan tingkat risiko sedang hingga tinggi, peserta akan mendapatkan tindak lanjut yang sesuai.
Baca Juga:
Ini 7 Perawatan Gigi yang Ditanggung BPJS Kesehatan
Tindak lanjut tersebut dapat berupa rujukan konsultasi ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), pemeriksaan lanjutan, hingga pemeriksaan medis terkait sesuai kebutuhan.
Adapun jenis penyakit kronis dan infeksi yang tercakup dalam skrining BPJS Kesehatan meliputi diabetes, hipertensi, stroke, penyakit jantung, kanker serviks, kanker payudara, tuberkulosis (TBC), anemia, kanker paru-paru, kanker usus, Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), thalassemia, hipotiroid kongenital, serta skrining hepatitis.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.