WAHANANEWS.CO, Jakarta - Penyanyi sekaligus penulis lagu Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026) setelah bertahun-tahun berjuang melawan penyakit kanker ginjal yang dideritanya.
Kanker ginjal merupakan salah satu jenis penyakit serius yang terjadi ketika sel-sel pada organ ginjal tumbuh secara tidak normal dan berkembang tanpa terkendali.
Baca Juga:
Tumor Ginjal Tak Selalu Harus Angkat Organ, Dokter Jelaskan Kapan Partial Nephrectomy Bisa Dilakukan
Kondisi tersebut dapat memicu terbentuknya tumor yang kemudian berpotensi menyebar ke jaringan lain di dalam tubuh apabila tidak ditangani dengan cepat.
Selama beberapa tahun terakhir, Vidi diketahui menjalani berbagai proses pengobatan untuk melawan penyakit tersebut.
Perjuangan panjang tersebut juga sempat ia bagikan kepada publik melalui media sosial dan berbagai kesempatan wawancara.
Sebelum berpulang, Vidi menuliskan refleksi pribadi mengenai perjalanan hidupnya selama menghadapi kanker.
Baca Juga:
Gugatan Hak Cipta Amblas, Vidi Bebas dari Ancaman Ganti Rugi Rp 28 Miliar
Ia mengungkapkan bahwa penyakit yang dideritanya telah mengubah cara pandangnya terhadap kehidupan, termasuk dalam memaknai kesabaran dan keikhlasan.
Dalam tulisan tersebut, ia juga menyampaikan harapannya agar perjalanan panjangnya bersama penyakit kanker dapat segera berakhir atas izin Tuhan Yang Maha Kuasa.
“Ku harap, perjumpaan kita bisa berakhir secepatnya sesuai izin dari yang Maha Kuasa. Namun ku menerima penuh kamu menjadi bagian dari diriku selama 6 tahun belakang ini,” tulis Vidi melalui akun Instagramnya @vidialdiano Minggu, 14 Desember 2025.
Berdasarkan informasi kesehatan dari Alodokter, ginjal merupakan organ vital dalam tubuh manusia.
Organ ini memiliki fungsi utama menyaring limbah metabolisme yang terdapat dalam darah sebelum dikeluarkan melalui urine.
Selain menyaring zat sisa, ginjal juga berperan menghasilkan hormon eritropoietin yang membantu pembentukan sel darah merah.
Ginjal juga memproduksi enzim renin yang berfungsi mengatur tekanan darah agar tetap stabil.
Penyakit Kanker Ginjal umumnya terjadi akibat mutasi gen pada sel-sel ginjal.
Mutasi tersebut menyebabkan sel berkembang secara abnormal dan membelah tanpa kendali.
Dalam dunia medis, kanker ginjal memiliki beberapa jenis yang dibedakan berdasarkan karakteristik sel penyebabnya.
Salah satu tipe yang paling sering ditemukan pada orang dewasa adalah renal cell carcinoma, yaitu kanker yang berkembang pada bagian tubulus ginjal.
Pada tahap awal, kanker ginjal sering kali tidak menimbulkan gejala yang jelas.
Hal ini membuat penyakit tersebut kerap terlambat terdeteksi karena penderita tidak menyadari adanya gangguan kesehatan.
Ketika penyakit memasuki stadium lanjut, penderita biasanya mulai merasakan sejumlah gejala.
Beberapa di antaranya adalah nyeri di bagian punggung bawah, urine yang bercampur darah, hingga penurunan berat badan secara drastis.
Untuk memastikan diagnosis kanker ginjal, diperlukan berbagai pemeriksaan medis.
Pemeriksaan tersebut meliputi tes darah, tes urine, serta pemindaian seperti CT scan atau USG pada organ ginjal.
Dalam beberapa kasus, dokter juga dapat melakukan biopsi untuk memastikan adanya sel kanker pada jaringan ginjal.
Kepergian Vidi Aldiano meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta para penggemarnya.
Ucapan belasungkawa dan doa pun terus mengalir melalui berbagai platform media sosial.
Banyak penggemar mengenang sosok Vidi sebagai musisi berbakat yang tidak hanya dikenal melalui karya-karyanya, tetapi juga karena semangatnya dalam menghadapi penyakit yang dideritanya selama bertahun-tahun.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]