Penggunaan tembakau atau kebiasaan merokok dapat berdampak buruk pada kesehatan pembuluh darah. Kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko gangguan aliran darah yang berkontribusi terhadap terjadinya stroke.
3. Kolesterol tinggi dan diabetes
Baca Juga:
Jangan Abaikan, 5 Tanda Stroke Bisa Muncul Sebulan Sebelum Serangan
Kadar kolesterol tinggi, terutama kadar low-density lipoprotein (LDL) yang berlebihan, dapat menyebabkan penumpukan plak pada pembuluh darah. Selain itu, diabetes atau kadar gula darah tinggi juga dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko stroke.
4. Pola hidup tidak sehat
Kurang aktivitas fisik, berat badan berlebih, obesitas, serta pola makan tinggi garam dan rendah konsumsi buah maupun sayuran dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami stroke.
Baca Juga:
Refleksi "Hari Kanker Se-Dunia"
5. Konsumsi alkohol berlebihan dan penggunaan obat terlarang
Konsumsi alkohol secara berlebihan serta penggunaan obat-obatan terlarang, seperti kokain, dapat memengaruhi kesehatan pembuluh darah dan meningkatkan risiko gangguan pada otak.
6. Faktor usia dan riwayat kesehatan