Motif sakit hati akibat dugaan kekerasan verbal dari korban disebut menjadi salah satu pemicu utama AF meninggalkan rumah.
Dalam perkembangannya, AF bersama tiga terduga pelaku lainnya diduga merencanakan aksi kejahatan tersebut secara bersama-sama.
Baca Juga:
Akhirnya Ditangkap! 4 Pelaku Pembunuhan Lansia Rumbai Pekanbaru Dibekuk dalam 48 Jam
Ia menyebut bahwa upaya awal telah dilakukan pada Selasa (8/4/2026) ketika para terduga pelaku mencoba mengambil barang milik korban.
Keluarga korban sebenarnya telah mengidentifikasi para pelaku sejak kejadian tersebut, namun korban memilih tidak melaporkannya ke pihak berwajib meskipun mengalami kerugian harta.
Sebagai langkah antisipasi, keluarga memasang kamera pengawas atau CCTV pada Rabu (9/4/2026).
Baca Juga:
CCTV Dipasang karena Sering Kecurian, Kini Jadi Kunci Ungkap Pembunuhan Sadis di Rumbai Pekanbaru
Ia menegaskan bahwa pada hari kejadian, korban tidak menaruh kecurigaan terhadap pelaku yang datang ke rumahnya.
"Tidak ada rasa kecurigaan pada saat pagi hari tanggal 29 April 2026, tidak ada kecurigaan sehingga pelaku yang menggunakan baju hitam dan celana yang warnanya agak coklat dan sebagainya itu bersekongkol dengan teman-teman yang lain," kata Pandra.
Aksi tersebut akhirnya berujung pada pembunuhan yang melibatkan empat orang terduga pelaku.