"Jadi pada saat adik keluar kamar, mengangkat ke arah dapur dan ingin masuk kembali menggunakan pisau kedua, terjadi tarik menarik dengan kakak, sehingga pisaunya terjatuh," tutur Calvijn.
Kakak korban kemudian berlari ke lantai dua untuk membangunkan ayah mereka dengan cara menggedor pintu kamar.
Baca Juga:
Kesal Disuruh Nyadap Karet, Seorang Anak di Nias Utara Tega Bunuh Ayah Kandungnya
"Bapak dan kakak mengecek korban di kamar lantai satu, korban masih hidup," ujar Calvijn.
Korban sempat meminta minum, meminta didudukkan, serta meminta dipanggilkan ambulans sebelum akhirnya dibaringkan kembali ke tempat tidur.
Ambulans dari RS Colombia Asia tiba di lokasi, namun nyawa Faizah Soraya tidak dapat diselamatkan.
Baca Juga:
Wakil Walikota Medan Tanggap Cepat Kasus Kekerasan Seksual Anak di Medan Menteng
Polisi mengamankan AL dengan kondisi kedua tangannya berlumuran darah serta menemukan dua bilah pisau, pakaian tidur, seprei, dan celana dalam pelaku yang bercak darah.
Terkait alasan pelaku membuka bajunya sebelum menyerang, polisi mengungkap pengakuan langsung dari AL.
"Ditanyakan kepada adik, kenapa baju dibuka, dengan alasan supaya tidak terkena apabila ada perlukaan-perlukaan yang ada yang menodai bajunya," kata Calvijn.