"Motif dari pembunuhan terhadap korban adalah dikarenakan tersangka ketahuan berselingkuh dengan waria lain," paparnya.
"Jadi saat pelaku ketahuan selingkuh oleh korban, kemudian korban mendatangi pelaku dimana di situ terjadi cekcok dan pelaku menghubungi AM dan terjadi pengeroyokan hingga korban meninggal dunia," bebernya.
Baca Juga:
Terbakar Api Cemburu, Pria di Labusel Kubur Pacar di Kebun Sawit
Saat pengeroyokan terjadi, AP menarik korban tepatnya di belakang SDN 1 Antasari Hilir. Sedangkan AM saat itu memegangi tangan korban.
"Saat itu pelaku memukul korban menggunakan potongan bambu ke arah punggung korban sebanyak dua kali, kemudian kembali memukul korban dua kali ke arah kepala korban hingga korban tak sadarkan diri," kata Harris.
Setelah Alya tidak sadarkan diri, AP bersama AM mengangkat dan memindahkan tubuh Alya ke belakang rumah warga dan menutupi tubuh korban menggunakan daun-daun kering.
Baca Juga:
Kronologi Kasus Jurnalis Dibunuh TNI AL di Kalsel Versi Pengacara
"Setelah itu pelaku mengambil handphone milik korban yang sebelumnya tercecer di depan sekolahan SDN 1 Antasari Hilir kemudian setelah 2 Hari berselang pelaku mengembalikan handphone milik korban tersebut dengan cara melemparkannya ke dekat badan korban," pungkasnya. [tum/alp]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.