Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengungkapkan bahwa pelaku mencuci pisau setelah membunuh korban.
"Pisau dapur itu diambil dari dapur, lalu digunakan untuk menikam korban. Setelah melawan, pelaku menikam dua kali lagi, kemudian mencuci pisau tersebut," kata Ade Ary kepada wartawan, Senin (24/6/2024).
Baca Juga:
Lahan Sawit Ilegal 3,5 Juta Hektare, DPR Siapkan Solusi Pemutihan
Ade Ary menjelaskan bahwa penyidik kini telah menyita pisau tersebut sebagai barang bukti dan memeriksanya di laboratorium forensik.
"Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan bahwa darah yang ada di pisau itu memang darah korban," jelasnya.
Sementara itu, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan terkait ada tidaknya DNA pelaku di tubuh korban.
Baca Juga:
IKN Diserbu Wisatawan Saat Lebaran, Benarkah Lebih Cocok Jadi Destinasi Wisata?
"Yang masih dalam proses adalah apakah ada DNA tersangka di tubuh korban, terutama di tangannya. Karena menurut pengakuan tersangka, korban sempat melawan dan mencakar lengan kanan tersangka," ujar Ade Ary.
3. Pergi ke Minimarket Setelah Bunuh Ayah
Menurut warga, tiga hari sebelum jasad Syafrin ditemukan KS sempat mondar-mandir di area kios perabot.