Kepergian korban meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar RSU Besuki.
Direktur RSUD Besuki dr. Imam Haryono membenarkan bahwa Murtafia merupakan bagian dari tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut.
Baca Juga:
LRT Jabodebek Tambah Frekuensi Perjalanan Pagi, MARTABAT Prabowo-Gibran: Bagian dari Visi Aglomerasi Modern
"Iya benar, korban adalah bidan di RSUD Besuki, sehari sebelum ditemukan meninggal masih masuk kerja," tutur dr. Imam.
Keterangan itu menunjukkan bahwa korban masih aktif menjalankan tugasnya melayani pasien sebelum nyawanya direnggut secara tragis.
Suasana duka juga terasa di ruang jenazah RSU Abdoer Rachem Situbondo.
Baca Juga:
Tanda Psikopat pada Anak Bisa Muncul Sejak Balita, Ini Ciri yang Perlu Diwaspadai
Sejumlah rekan kerja korban ikut mengawal proses evakuasi ambulans dan menunggu penanganan jenazah.
Sulis, salah seorang rekan kerja korban, mengenang Murtafia sebagai pribadi yang santun, hangat, dan mudah menghormati siapa saja.
"Pokoknya orang baik-baik sekali," ucap Sulis dengan nada sedih saat menunggu di ruang jenazah RSU Abdoer Rachem Situbondo, Minggu (7/6/2026) dini hari.