Kepergian korban meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar RSU Besuki.
Direktur RSUD Besuki dr. Imam Haryono membenarkan bahwa Murtafia merupakan bagian dari tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut.
Baca Juga:
Dubai Tawarkan Insentif Rp14,6 Juta bagi Warga yang Berhasil Datangkan Wisatawan
"Iya benar, korban adalah bidan di RSUD Besuki, sehari sebelum ditemukan meninggal masih masuk kerja," tutur dr. Imam.
Keterangan itu menunjukkan bahwa korban masih aktif menjalankan tugasnya melayani pasien sebelum nyawanya direnggut secara tragis.
Suasana duka juga terasa di ruang jenazah RSU Abdoer Rachem Situbondo.
Baca Juga:
Gantikan Nanik, Sudaryono Diharapkan Benahi Tata Kelola Badan Gizi Nasional
Sejumlah rekan kerja korban ikut mengawal proses evakuasi ambulans dan menunggu penanganan jenazah.
Sulis, salah seorang rekan kerja korban, mengenang Murtafia sebagai pribadi yang santun, hangat, dan mudah menghormati siapa saja.
"Pokoknya orang baik-baik sekali," ucap Sulis dengan nada sedih saat menunggu di ruang jenazah RSU Abdoer Rachem Situbondo, Minggu (7/6/2026) dini hari.