"Karena kebutuhannya pada saat itu, razia dilakukan di kamar yang bersangkutan. Selanjutnya kami serahkan prosesnya ke Bareskrim," kata Sumaryo.
Sumaryo menambahkan, pihaknya terus melakukan pembenahan dan peningkatan sistem pengamanan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.
Baca Juga:
Harga Murah Baterai Jumbo, HP China Pembunuh iPhone Resmi Rilis
"Kami terus berbenah, melakukan perubahan dan pembenahan. Kami tidak pernah patah semangat untuk menjaga keamanan di dalam lapas," ujar Sumaryo.
Menurut dia, razia rutin dan insidental akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya pengawasan berlapis.
Yulius juga menegaskan, Lapas Cipinang berkomitmen penuh mewujudkan Program "Zero Halinar", yakni bebas dari "handphone" ilegal, pungutan liar (pungli) dan narkoba.
Baca Juga:
Tips Gunakan Kamera Ponsel yang Bisa Bikin Foto Ciamik Ala Fotografer Profesional
"'Zero Halinar' bukan sekadar slogan, tetapi komitmen yang diwujudkan melalui tindakan nyata, pengawasan berlapis, dan penegakan disiplin yang konsisten," kata Yulius.
Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui sinergi berkelanjutan dengan aparat penegak hukum, khususnya Kepolisian dalam setiap penanganan kasus.
Lapas Cipinang berkomitmen menjaga keterbukaan informasi publik dan memberikan keterangan yang akurat serta bertanggung jawab.