Selanjutnya, upaya orang tua untuk menjaga komunikasi yang baik dengan anak sehingga ada upaya dari orang tua untuk melakukan pendekatan kepada anak jika anak menjadi korban kekerasan.
Diharapkan pula adanya peran masyarakat untuk mewaspadai keluarga yang tiba-tiba hilang atau ada sekelompok orang di dalam sebuah penampungan yang tanpa dasar. "Ini juga harus bisa menjadi sensitivitas para masyarakat sekitar untuk melaporkan kepada aparat penegak hukum," katanya.
Baca Juga:
Oknum Perwira Polisi Polres Labuhanbatu Diduga Bisnis BBM Subsidi Ilegal, Ini Sanksinya
Begitupun dengan peran sekolah diharapkan adanya upaya untuk mengedukasi siswanya ketika ada indikator dari pelaku perdagangan orang atau orang-orang yang tidak dikenal akan melakukan penculikan dan lain-lain.
"Dia (anak) harus diajarkan untuk selalu mampu 'speak-up' atau bersuara," katanya.
Polda Metro Jaya menegaskan bahwa setiap jaringan perdagangan anak akan diburu sampai tuntas. "Negara harus hadir bukan hanya untuk menyelamatkan korban tapi kami harus menjamin masa depan anak-anak tetap terlindungi," katanya.
Baca Juga:
Gubernur Parmono Minta Satpol PP DKI Tindak Penjualan Tramadol Ilegal di Tanah Abang
Dia menyatakan, penelusuran akan terus dikembangkan untuk mengungkap seluruh pelaku dan mata rantai jaringan demi menegakkan hukum dan melindungi korban perdagangan orang.
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.