WAHANANEWS.CO, Jakarta - Seorang pria di Bantul meregang nyawa secara tragis setelah dibacok orang tak dikenal saat masih terlelap tidur di samping istri dan anaknya yang berusia lima tahun pada Rabu (25/2/2025) sekitar pukul 05.30 WIB.
Korban berinisial TYR (36), warga Kalurahan Argomulyo, Sedayu, Bantul, tewas akibat luka bacok yang dideritanya di dalam rumahnya sendiri.
Baca Juga:
Pria Tewas Penuh Luka di Parangtritis Ternyata Eks Sekjen Pordasi DKI
Peristiwa berdarah itu terjadi ketika korban tengah tidur di ruang tengah bersama istri dan anaknya sebelum pelaku tiba-tiba masuk ke dalam rumah melalui pintu belakang.
Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto menjelaskan bahwa pintu belakang rumah dalam kondisi tertutup namun tidak terkunci saat pelaku menyusup masuk.
“Setelah itu tiba-tiba ada yang membuka pintu belakang satu orang dan pelaku menggunakan penutup muka (sebo) dan langsung mengayunkan senjata jenis parang kepada korban yang masih tertidur,” kata Rita, Rabu (25/2/2025).
Baca Juga:
BPBD Bantul Imbau Nelayan dan Warga Pantai Selatan Waspadai Gelombang Tinggi
Serangan mendadak itu membuat suasana rumah berubah mencekam dalam hitungan detik karena korban tidak sempat menyelamatkan diri.
Istri korban berupaya menangkis serangan menggunakan tangannya, namun senjata tajam pelaku tetap mengenai wajah dan perut korban hingga menyebabkan perdarahan hebat.
Akibat luka parah yang dideritanya, korban akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian.
Setelah melancarkan aksinya, pelaku langsung melarikan diri meninggalkan rumah korban tanpa membawa barang berharga apa pun.
Istri korban yang panik kemudian meminta pertolongan kepada tetangga dan warga sekitar untuk membantu situasi darurat tersebut.
Polisi menduga pelaku tidak beraksi sendirian karena terdapat indikasi satu orang lainnya menunggu di atas sepeda motor di luar rumah saat penyerangan berlangsung.
Hingga kini, belum ada laporan kehilangan barang berharga milik korban sehingga motif pembunuhan masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna kepentingan autopsi.
Aparat Polres Bantul bersama tim Inafis telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]