Korban mengaku peristiwa itu meninggalkan luka psikologis yang mendalam.
“Aku merasa jijik, malu, marah, dan bingung, tapi tidak tahu harus berbagi cerita kepada siapa,” ungkapnya.
Baca Juga:
Wapres Gibran Kecam Keras Kasus Pelecehan Seksual 50 Santriwati di Ponpes Pati
Seiring mencuatnya kasus ini, penerbit Shira Media menjadi pihak pertama yang secara terbuka memutus seluruh kerja sama dengan Mohan Hazian.
Dalam pernyataannya, Shira Media menegaskan dukungan terhadap proses penanganan yang transparan, adil, dan berpihak kepada korban.
“Terhitung sejak pernyataan ini diterbitkan, kami memutus seluruh aktivitas komersial terkait buku Mohan Hazian,” kata pihak Shira Media.
Baca Juga:
Soal Pelecehan Seksual di Grup Chat Fakultas Teknik, Rektor IPB Buka Suara
Penerbit tersebut menyatakan penghentian mencakup pencetakan ulang, distribusi, promosi, hingga kerja sama penerbitan di masa mendatang.
“Kami juga meminta seluruh mitra penjualan untuk menghentikan proses transaksi dan menarik buku-buku dari peredaran,” ujarnya.
Tak lama berselang, brand streetwear Thanksinsomnia yang didirikan Mohan Hazian sejak 2013 turut mengeluarkan pernyataan resmi melalui akun Instagram.