WAHANANEWS.CO, Jakarta - Memasuki fase puncak ibadah haji 1446 H/2025 M, tercatat 150 jemaah haji asal Indonesia meninggal dunia sejak awal kedatangan mereka pada 3 Mei hingga 4 Juni 2025.
Data ini bersumber dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) yang diakses pada Kamis (5/6/2025). Kematian tersebut terjadi di dua kota suci, yakni Madinah dan Makkah.
Baca Juga:
Jemaah Haji KBIHU Multazam Tanjungsari Sumedang Akan Disibukkan Rangkaian Ibadah dan Ziarah Selama 10 Hari ke Depan
Dalam kurun 35 hari pelaksanaan haji, lonjakan kematian tertinggi terjadi pada hari ke-27 (28 Mei 2025), dengan 13 jemaah wafat.
Hari berikutnya, yaitu 29 Mei (hari ke-28), tercatat 11 kematian, dan pada 4 Juni (hari ke-34), sebanyak 10 jemaah meninggal dunia.
Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada musim haji 2024, angka ini mengalami peningkatan. Pada hari ke-35 tahun lalu, jumlah jemaah wafat tercatat 126 orang.
Baca Juga:
Seluruh Jemaah Kloter 29 Laksanakan Melontar Jumrah 11 Dzulhijjah Dipimpin Ketua Kloter dan Petugas Haji
Adapun jumlah tertinggi dalam empat tahun terakhir terjadi pada 2023 dengan 183 kematian.
Tahun 2022, saat transisi dari pandemi Covid-19, jumlah jemaah yang wafat tercatat jauh lebih rendah, yaitu 29 orang.
Dari sisi jenis kelamin, laki-laki mendominasi dengan 93 orang (62 persen), sementara perempuan sebanyak 57 orang (38 persen).