Syafii menyebut korban ketiga ditemukan sekitar pukul 12.30 Wita di area tebing atau jurang Gunung Bulusaraung.
Ia mengaku hingga kini belum mengetahui identitas maupun jenis kelamin korban ketiga tersebut.
Baca Juga:
Bantu Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, TNI AU kerahkan RSAU
“Informasi yang saya dapat lebih condong pada body part, semua di tebing dan jurang,” ungkap Syafii.
Pesawat ATR 42-500 itu sebelumnya dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (17/1/2026) sebelum dinyatakan jatuh beberapa jam kemudian.
Pesawat tersebut diketahui terbang dari Yogyakarta menuju Makassar dan disewa Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk keperluan surveilans perairan Indonesia.
Baca Juga:
Basarnas Siapkan Evakuasi Udara dan Darat Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
“Jumlah manifest 10 orang, terdiri dari 7 awak pesawat dan 3 penumpang dari Kementerian KP,” ujar Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam rapat bersama Komisi V DPR, Selasa (20/1/2026).
Pada Rabu hari ini, kotak hitam atau black box pesawat ATR 42-500 telah ditemukan dan diserahkan kepada KNKT untuk kepentingan investigasi.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.