BPBD Kota Bekasi melaporkan sebanyak 80 jiwa terpaksa mengungsi dan saat ini menempati Mushola Jamiatul Khair yang berlokasi di Kampung Lebak, Teluk Pucung.
Sementara itu, pendataan terhadap jumlah rumah terdampak masih terus dilakukan.
Baca Juga:
Hari Keenam Operasi SAR, Tiga Korban Longsor Kembali Ditemukan di Bandung Barat
Hingga Kamis (29/1/2026), ketinggian air di sejumlah lokasi dilaporkan masih mencapai sekitar 150 sentimeter.
BPBD Kota Bekasi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait terus melakukan penanganan darurat, termasuk evakuasi dan pemantauan kondisi lapangan.
Selain Jawa Barat, banjir juga melanda wilayah Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta.
Baca Juga:
BNPB Salurkan Dana Tunggu Hunian Tahap Pertama kepada 86 KK Terdampak Bansor di Aceh Tamiang
Hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut pada Rabu (28/1/2026) memicu meluapnya Sungai Ciliwung dan Sungai Pesanggrahan sehingga merendam permukiman warga.
Tercatat sebanyak 446 unit rumah di enam kelurahan yang tersebar di empat kecamatan terdampak banjir. Jumlah warga terdampak tercatat lebih dari 446 Kepala Keluarga (KK).
Sejak banjir terjadi, BPBD DKI Jakarta telah melakukan berbagai upaya penanganan darurat, di antaranya evakuasi warga ke tempat yang lebih aman serta pelaksanaan kaji cepat untuk menilai dampak dan kebutuhan di lapangan.