WAHANANEWS.CO, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia memastikan bahwa proses kedatangan maupun pemulangan jemaah umrah asal Indonesia di Arab Saudi terus berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
Pengawasan terhadap aktivitas tersebut dilakukan secara intensif oleh petugas melalui Kantor Urusan Haji (KUH) di Jeddah.
Baca Juga:
Sartono Dorong Pemerintah Siapkan Langkah Antisipasi Dampak Kenaikan BBM Non Subsidi
Pemantauan dilaksanakan pada 14 Maret 2026 di dua bandara utama yang menjadi pintu masuk dan keluar jemaah umrah Indonesia, yaitu Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah serta Bandara Internasional Prince Muhammad bin Abdulaziz di Madinah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan seluruh rangkaian layanan bagi jemaah berjalan optimal.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, petugas KUH bersama Satgas Bandara melakukan monitoring terhadap proses pemulangan jemaah umrah Indonesia yang menggunakan sejumlah maskapai penerbangan.
Baca Juga:
Purbaya: Investasi Bernilai Tambah Tinggi Jadi Kunci Capai Target Ekonomi 2027
Pada hari tersebut tercatat sebanyak 853 jemaah umrah dipantau dalam proses kepulangan menuju Indonesia melalui berbagai penerbangan yang berangkat dari Jeddah maupun Madinah.
Selain memantau proses pemulangan, petugas juga melakukan pengawasan terhadap kedatangan jemaah umrah dari Indonesia yang tiba di Arab Saudi.
Data yang dihimpun menunjukkan sebanyak 763 jemaah tercatat tiba melalui kedua bandara tersebut pada hari yang sama.