WahanaNews.co | Bareskrim Polri berencana memeriksa manajer salah satu klub sepak bola Liga 1 Indonesia, Madura United, Zainal Hudha.
Madura United diduga tersangkut kasus dugaan penipuan berkedok investasi robot trading melalui platform Viral Blast Global pekan depan.
Baca Juga:
Investasi Bodong di Klaten, Ratusan Korban Tertipu Hingga Rp60 Miliar
“Penyidik sudah melakukan pemanggilan terhadap manajer salah satu klub sepak bola,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Gatot Repli Handoko di Mabes Polri pada Jumat, (8/4/2022).
Menurut dia, manajer klub sepak bola meminta penyidik untuk menjadwal ulang pemeriksaannya.
Harusnya, lanjut dia, pihak manajer sepak bola tersebut dilakukan pemeriksaan pada Kamis, 7 April 2022. Namun, yang bersangkutan tidak hadir.
Baca Juga:
Skema Investasi Bodong di Purworejo Rugikan Pensiunan Rp 21 Miliar, Oknum Persit Ditangkap
“Minggu depan. Harusnya diperiksa kemarin tetapi dia diminta dijadwalkan ulang,” kata dia.
Usut Aliran Dana
Polri sedang mengusut aliran dana dari para tersangka kasus investasi bodong robot trading Viral Blast Global. Korps Bhayangkara hendak memeriksa klub bola Madura United.