“OJK hanya menangani keuangan maupun neraca saja. Namun dari segi bisnis unit dalam pembayaran, itu otoritasnya ada di Bank Indonesia,” tegasnya.
Sebelumnya, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten (BI Banten) memproyeksi kebutuhan uang menjelang persiapan Natal 2022 dan Tahun baru 2023 mencapai sebesar Rp 2,4 triliun.
Baca Juga:
OJK Batasi Layanan Paylater, Ekonom INDEF: Pelindungan Konsumen Bakal Makin Kuat
Meski kebutuhan uang hanya Rp 2,4 triliun, namun kantor perwakilan BI Banten menyiapkan dana hingga sebesar Rp 3,5 triliun.
Sehingga, nilai kebutuhan meningkat 14 persen dibanding periode yang sama pada 2021 senilai Rp 2,0 triliun.
Deputi Sistem Pembayaran, Sistem Pengelolaan Rupiah, Sistem Layanan Administrasi BI Banten Agus Hartanto mengatakan, bahwa terjadi peningkatan proyeksi kebutuhan uang pada Natal dan Tahun Baru 2023.
Baca Juga:
PLN Watch Sambut Direksi dan Komisaris Baru, Momentum Membangun PLN yang Tangguh dan Berdaya Saing Global
“Untuk peredaran uang persiapan Natal 2022 dan Tahun 2023 dipastikan aman untuk wilayah Banten. Kami menyiapkan uang Rp 3,5 triliun, sudah sangat berlebih,” ungkap Agus dalam kegiatan Taklimat Media BI Banten di The Surosowan, Kota Cilegon, Jumat (16/12/2022). [ast]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.