WAHANANEWS.CO, Jakarta - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., kembali melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Aceh pada Kamis (29/1/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan percepatan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Aceh Timur.
Baca Juga:
BNPB Salurkan Dana Tunggu Hunian Tahap Pertama kepada 86 KK Terdampak Bansor di Aceh Tamiang
Dalam kapasitasnya sebagai Kepala BNPB sekaligus Wakil Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra, Suharyanto memfokuskan perhatian pada pemulihan hunian masyarakat, perbaikan infrastruktur vital, serta pemulihan fasilitas pendidikan yang terdampak bencana.
Langkah ini dilakukan guna memastikan pemulihan berjalan menyeluruh dan berkelanjutan.
Kunjungan lapangan tersebut mencakup evaluasi langsung terhadap kondisi pascabencana, mulai dari dampak genangan lumpur, kerusakan sarana dan prasarana umum, hingga gangguan aktivitas pendidikan dan pemenuhan kebutuhan dasar warga.
Baca Juga:
Banjir dan Kekeringan Terjadi Bersamaan di Jawa Timur, BNPB Tingkatkan Kesiapsiagaan
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., saat melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Aceh pada Kamis (29/1/2026).
Pendekatan turun langsung ke lapangan dilakukan agar setiap kebijakan dan intervensi pemulihan benar-benar didasarkan pada kebutuhan nyata masyarakat serta mempertimbangkan aspek pengurangan risiko bencana ke depan.
Agenda di Aceh Timur diawali dengan peninjauan ke SD Negeri Blang Senong yang berlokasi di Desa Meunasah Teungoh, Kecamatan Pante Bidari.