Sekolah tersebut sebelumnya terdampak lumpur akibat tingginya intensitas curah hujan yang diperparah oleh keterbatasan kapasitas sistem drainase.
Dalam kunjungan itu, Kepala BNPB memastikan proses pembersihan telah dilakukan serta bangunan sekolah telah diperiksa secara struktural untuk menjamin keselamatan siswa dan tenaga pendidik.
Baca Juga:
BNPB Salurkan Dana Tunggu Hunian Tahap Pertama kepada 86 KK Terdampak Bansor di Aceh Tamiang
Personel TNI sedang membantu melakukan pemulihan sektor pendidikan merupakan bagian penting dari pemulihan sosial pascabencana.
BNPB menegaskan bahwa pemulihan sektor pendidikan merupakan bagian penting dari pemulihan sosial pascabencana.
Sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat berlangsungnya proses belajar mengajar, tetapi juga sebagai ruang aman, pusat aktivitas masyarakat, serta sarana pemulihan psikososial bagi anak-anak yang terdampak bencana.
Baca Juga:
Banjir dan Kekeringan Terjadi Bersamaan di Jawa Timur, BNPB Tingkatkan Kesiapsiagaan
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M. menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan para siswa yang telah kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar di bawah tenda darurat.
Di sela peninjauan, Suharyanto juga menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan para siswa yang telah kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar di bawah tenda darurat.
Ia menyapa dan berbincang dengan anak-anak sekaligus memberikan perhatian berupa makanan ringan, susu, serta perlengkapan sekolah.