Sejumlah pekerja sedang menyelesaikan pembangunan tahap pertama hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir di Desa Ulee Rubek Timur, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, pada Kamis (15/1/2026).
BNPB menargetkan pembangunan huntara tahap pertama rampung dan mulai dapat ditempati pada akhir Januari.
Baca Juga:
Pembangunan Huntara dan Huntap Berjalan Paralel, Pemulihan Sumut Masuki Tahap Lanjutan
Dengan demikian, masyarakat terdampak diharapkan sudah memiliki hunian yang lebih layak dan aman menjelang bulan suci Ramadan.
Pembangunan huntara ini dilaksanakan melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, dunia usaha, serta unsur masyarakat di Kecamatan Seunuddon.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga turut mendorong pemulihan dan penguatan perekonomian masyarakat terdampak bencana.
Baca Juga:
BNPB Laporkan Perkembangan Penanganan Bencana Hidrometeorologi hingga Pertengahan Januari 2026
Sejumlah pekerja sedang menyelesaikan pembangunan tahap pertama hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir di Desa Ulee Rubek Timur, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, pada Kamis (15/1/2026).
Berdasarkan data BNPB per 15 Januari 2026, dari total 27 kecamatan terdampak banjir di Kabupaten Aceh Utara, telah diproses pembangunan huntara sebanyak 4.404 unit. Selain itu, DTH telah disalurkan kepada 4.840 kepala keluarga (KK).
BNPB juga merencanakan pembangunan hunian tetap (huntap) insitu sebanyak 4.569 unit serta huntap relokasi sebanyak 635 unit.