“Melalui pendataan ulang ini, diharapkan klasifikasi kerusakan dapat lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ucap Jarwansah.
Sementara itu, data pembangunan hunian sementara bagi korban banjir Sumatera juga disampaikan oleh BNPB.
Baca Juga:
Banjir di Jakut Satpol PP Amankan Puluhan Pelat Nomor dari Tukang Tambal Ban
“781 unit telah selesai dibangun dan siap dihuni,” ucap Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan pers, Sabtu (17/1/2026).
Pembangunan 781 unit hunian sementara tersebut diperuntukkan bagi masyarakat terdampak banjir Sumatera yang terjadi pada akhir November 2025.
Pria yang akrab disapa Aam ini menyebut realisasi pembangunan hunian sementara masih jauh dari rencana pengajuan sebanyak 27.860 unit.
Baca Juga:
Pelaku Utama Penyelundupan 122 Kg Sabu di Bakauheni Diburu Polisi
Jumlah pengajuan tersebut didasarkan pada data rumah rusak berat yang mencapai 50.668 unit.
“Saat ini, 5.738 unit masih dalam proses pembangunan,” kata Aam.
Selain hunian sementara, BNPB juga mencatat pengajuan pembangunan hunian tetap sebanyak 10.273 unit.