Namun upaya itu membutuhkan persetujuan dari seluruh anggota NATO, salah satunya Turki.
Usai pembakaran Al-Quran di Stockholm pekan lalu, Presiden Recep Tayyip Erdogan memperingatkan Swedia untuk tidak mengharapkan dukungan Turki untuk bergabung NATO.
Baca Juga:
Swedia Akhiri Era Digital dalam Pendidikan, Buku Cetak Kembali Jadi Andalan
Kedubes Swedia di RI Didemo
Massa dari sejumlah organisasi masyarakat menggelar demonstrasi untuk memprotes aksi pembakaran Al-Qur'an oleh Rasmus Paludan yang dilakukan dalam demonstrasi di Swedia.
Massa mendesak duta besar Swedia diusir dari Indonesia.
Baca Juga:
Utamakan Kepentingan Rakyat, Parlemen Swedia Tak Difasilitasi Mobil Dinas dan Tunjangan Mewah
"Jelas-jelas pemerintah Swedia mendukung dan memfasilitasi pembakaran Al-Qur'an. Pemerintah Swedia mendukung pembakaran Al-Qur'an, usir apa tidak?" kata orator di atas mobil komando saat aksi di depan Kedubes Swedia, Jakarta Selatan, Senin (30/1).
"Usir," timpal massa lainnya.Orator mendesak pelaku pembakaran Al-Qur'an ditangkap.
Massa mengecam aksi pembakaran tersebut.