"Semoga kehadiran saya di sini bukan yang pertama dan bukan yang terakhir, saya ingin membawa manfaat besar bagi keluarga besar saya di Tanah Karo ini, bukan hanya alsintan, bukan hanya program pertanian, apa pun yang bisa saya bantu untuk masyarakat Karo, InsyaAllah akan saya maksimalkan," imbuhnya.
Sudaryono menambahkan bahwa anugerah marga Sitepu tidak hanya melambangkan kedekatan, tetapi menjadi pengingat baginya untuk bekerja lebih keras demi kemajuan Tanah Karo.
Baca Juga:
PN Medan Vonis Bebas Amsal Sitepu, Jaksa Belum Tentukan Sikap
"Diberi marga artinya saya sudah dianggap keluarga, dan kalau sudah menjadi keluarga, maka saya berkewajiban menjaga, menguatkan, dan ikut memperjuangkan kemajuan daerah ini, saya pulang dari sini membawa amanah besar," kata Sudaryono.
Ia juga menyebutkan akan membuka ruang lebih luas untuk mendengar aspirasi petani, memperkuat akses bantuan pertanian, dan mendorong hilirisasi komoditas unggulan Karo agar nilai tambah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Kalau masyarakat Karo maju, kalau petaninya sejahtera, maka itu menjadi kebahagiaan saya juga sebagai bagian dari keluarga besar Sitepu," tandasnya.
Baca Juga:
Rapat Audensi dengan DPR: Videografer Amsal Menangis “Saya Cuma Pekerja Kreatif”
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.