WahanaNews.co| Seluruh
parameter data yang ada di Flight Data Record (FDR) black box Sriwijaya Air SJ
182 dalam kondisi baik. Hal itu diungkapkan Ketua Komite Nasional Keselamatan
Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono.
"Ada 330 parameter dan semua dalam kondisi baik. Saat
ini sedang kita pelajari," kata Soerjanto dalam keterangan tertulis, Sabtu
(16/1).
Baca Juga:
Mantan Ketua KPK Antasari Azhar Wafat, Ini Jejak Pendidikan dan Kariernya
Dalam kesempatan itu, Capt Nurcahyo Utomo selaku Ketua
Subkomite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT menyebut Crash Survivable
Memory Unit atau CSMU yang ada dalam FDR itu memang telah diterima oleh KNKT.
Namun sebelum proses pengunduhan dilakukan, ada beberapa
prosedur yang mesti dilakukan. Salah satunya membersihkan memori dari sisa
kotoran yang berasal dari laut itu.
"Kami membersihkan unit memori dari kotoran dan
sisa-sisa garam yang menempel karena terendam air laut," kata dia.
Baca Juga:
KNPI Jayawijaya Sambut Baik Rute Penerbangan Baru Sriwijaya ke Kota dan Luar Papua
KNKT sebelumnya telah melakukan pendataan dan menyebut
berdasar data ADS-B dan wreckage engine kedua mesin pesawat Sriwijaya Air SJ
182 yang mengalami kecelakaan di perairan Kepulauan Seribu itu masih beroperasi
atau hidup sampai pesawat membentur air.
Temuan ini juga terkonfirmasi dari data FDR yang telah
berhasil diunduh. Meski begitu, pihak KNKT saat ini masih menunggu pencarian
CVR (Cockpit Voice Recorder) yang dilakukan Tim Gabungan SAR di lokasi
kecelakaan terjadi.
CVR sendiri merupakan salah satu bagian penting kotak hitam
lainnya yang digunakan untuk proses investigasi lebih lanjut. [dhn]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.