Sekitar pukul 08.55 WIB, pilot berkoordinasi dengan AirNav Kualanamu untuk melakukan pendaratan darurat. Pesawat akhirnya mendarat dengan selamat di Bandara Kualanamu pada pukul 09.27 WIB dan diposisikan di Taxy Way A5.
Seluruh penumpang kemudian dievakuasi ke terminal bandara dan langsung menjalani proses screening.
Baca Juga:
6 Bom Molotov Diamankan Densus 88 di Kasus Siswa SMPN 3 Sungai Raya
Tim jihandak dari Kodam I/Bukit Barisan serta Brimob Polda Sumatera Utara juga diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan terhadap pesawat dan seluruh barang bawaan.
Mayndra menegaskan bahwa hingga saat ini Densus 88 masih terus menyelidiki sumber dan motif di balik ancaman tersebut.
Teror bom ini bukan yang pertama kalinya mengganggu operasional penerbangan maskapai Saudia Airlines.
Baca Juga:
Siswa SMP di Kalbar Lempar Molotov, Densus 88 Ungkap Paparan TCC
Sebelumnya, insiden serupa juga terjadi, memaksa pesawat lain dari maskapai yang sama melakukan pendaratan darurat di Bandara Kualanamu akibat teror bom yang disampaikan melalui email. Kejadian berulang ini menimbulkan kekhawatiran mendalam terhadap keamanan penerbangan jamaah haji dari Indonesia.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.