Konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran memicu kekhawatiran terhadap potensi gangguan pasokan energi dunia, terutama pada jalur distribusi minyak strategis di wilayah tersebut.
Harga minyak mentah internasional dilaporkan telah menembus lebih dari USD100 per barel.
Baca Juga:
Wali Kota Bandung Salurkan 12.000 Paket Sembako dan Awasi Gudang Pangan Selama Ramadan
Minyak jenis Brent dan WTI saat ini bergerak di kisaran USD100 hingga USD110 per barel.
Lonjakan harga tersebut dipicu oleh potensi terganggunya pasokan minyak dari Timur Tengah serta meningkatnya permintaan energi dari negara-negara konsumen utama.
Meski tekanan harga energi global terus meningkat, pemerintah Indonesia menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi.
Baca Juga:
Borong 4 Piala BRIT Awards 2026, Olivia Dean Jadi Sorotan Dunia Musik
Langkah ini dilakukan untuk memastikan stabilitas pasokan energi nasional tetap terjaga dan tidak menambah beban bagi masyarakat, terutama pengguna BBM bersubsidi.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.