WAHANANEWS.CO - Ikatan Keluarga Manggarai Jabodetabek (IKAMADA) menggelar Festival Budaya Manggarai di Anjungan Nusa Tenggara Timur (NTT), Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (2/8/2026).
Acara satu hari itu menampilkan beragam pertunjukan tradisional, antara lain: Tarian Caci, Sanda, Mbata, Danding, Rangkuk Alu dan ditutup dengan joged ria dengan iringan lagu-lagu timur.
Baca Juga:
639 Lulusan IT PLN Siap Jawab Kebutuhan Kompetensi SDM Untuk Transisi Energi
Ketua IKAMADA, Rikard Bagun, mengatakan pergelaran ini menampilkan kekayaan budaya Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Pentas menampilkan berbagai tarian dan musik tradisional dengan tujuan melestarikan serta mempromosikan warisan budaya Manggarai," ujarnya.
Menurut Tokoh Pers Nasional, Kelahiran Manggarai Flores itu, acara Pentas Budaya Manggarai akan rutin dilaksanakan oleh Ikamada sebagai paguyuban warga asal Manggarai, Flores NTT, yang tinggal di kawasan Jabodetabek.
Baca Juga:
Penampakan Baru TMII Setelah Revitalisasi, Cocok Untuk Liburan Sekolah
Organisasi ini nantinya akan lebih aktif mengadakan acara budaya, seperti Misa Raya dan pentas seni, untuk mempererat silaturahmi perantau.
Penanggung jawab Festival Budaya Pentas Caci 2026, Gaudens Wodar, mengatakan caci menjadi simbol kebanggaan masyarakat Manggarai. Caci tidak sekadar tontonan.
Sebagai pertarungan satu lawan satu, caci menonjolkan ketangkasan (pukul & tangkis), seni (lomes) tari (kelong) - suara (lagu & pekikan), sportivitas dan rasa hormat, keberanian serta rasa syukur.