"Hasil kunjungan ini mencerminkan posisi aktif Indonesia dalam membangun diplomasi energi, menjalin konsultasi dan berdiskusi atas penanganan perkembangan isu-isu energi terkini," jelas Bahlil.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan hubungan Indonesia dan Korea Selatan ke tingkat yang lebih tinggi, yakni kemitraan strategis komprehensif.
Baca Juga:
Pemerintah Jaga Stabilitas Energi, Harga BBM Subsidi Dipastikan Tetap
"Marilah kita meminta para menteri kita untuk berupaya mewujudkan peran yang lebih tinggi ini," tutur Presiden.
Senada dengan itu, Presiden Lee juga menyampaikan harapannya agar hubungan bilateral kedua negara semakin erat dan menghasilkan capaian bersejarah.
"Pada kesempatan kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Korea ini, menjadi sangat bermakna bahwa kita akan meraih hasil bersejarah dengan meningkatkan hubungan bilateral kita menjadi kemitraan strategis komprehensif khusus," ucap Presiden Lee.
Baca Juga:
Posko ESDM RAFI 2026 Resmi Ditutup, Pasokan Energi Dipastikan Aman dan Terkendali
Presiden Lee bahkan menegaskan bahwa Indonesia memiliki posisi istimewa bagi Korea Selatan, karena hingga saat ini belum ada negara lain yang memiliki hubungan strategis komprehensif khusus seperti yang dijalin dengan Indonesia.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.