WAHANANEWS.CO - Sebanyak 287 anggota DPR RI tercatat absen dalam rapat paripurna pembukaan masa sidang V tahun 2025-2026 yang digelar usai masa reses selama hampir satu bulan.
Rapat paripurna ke-18 DPR RI tersebut dipimpin Ketua DPR Puan Maharani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/5/2026), dengan total kehadiran 292 anggota dari keseluruhan 579 anggota dewan.
Baca Juga:
Skandal Nilai Berbeda, Juri dan MC LCC MPR RI Resmi Dinonaktifkan
“Menurut catatan dari Sekretariat Jenderal DPR RI, daftar hadir pada permulaan rapat paripurna DPR RI hari ini telah ditandatangani oleh 292 orang anggota dari seluruh fraksi,” kata Puan saat membuka rapat.
Meski hampir setengah anggota tidak hadir, rapat tetap dinyatakan memenuhi kuorum karena jumlah anggota yang hadir melebihi 50 persen dari total anggota DPR.
Puan menjelaskan masa sidang V DPR RI akan berlangsung selama sekitar dua bulan, mulai Selasa (12/5/2026) hingga 21 Juli 2026 mendatang.
Baca Juga:
Puan Maharani Turun Tangan, DPR Usut Pembubaran Film Pesta Babi
Dalam pidatonya, Puan turut menyoroti sejumlah isu nasional yang akan menjadi perhatian DPR selama masa sidang berlangsung, termasuk tekanan global terhadap perekonomian Indonesia.
Menurutnya, kondisi ekonomi nasional saat ini menghadapi tekanan akibat kenaikan harga energi dan terganggunya rantai pasok global.
“Kita mengalami tekanan terhadap nilai tukar rupiah, kenaikan harga energi dan Bahan Bakar Minyak, meningkatnya biaya logistik dan distribusi, serta tekanan terhadap ketahanan energi nasional akibat terganggunya rantai pasok global,” kata Puan.