“Oleh karena itu, keberadaan Fuel Terminal Boyolali sebagai salah satu simpul distribusi energi strategis di wilayah Jawa Tengah menjadi sangat penting dalam menjaga stabilitas pasokan energi dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat,” lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, Hanif juga menegaskan bahwa kunjungan lapangan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan Komisi XI DPR RI terhadap pengelolaan keuangan negara, terutama yang berkaitan dengan kebijakan subsidi energi dan pelaksanaan penugasan pelayanan publik oleh badan usaha milik negara (BUMN).
Baca Juga:
QRIS Semakin Mendunia, DPR Sebut Bukti Sistem Pembayaran Indonesia Kompetitif
“Kunjungan lapangan ini merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan Komisi XI DPR RI terhadap pengelolaan keuangan negara, khususnya terkait kebijakan subsidi energi dan pelaksanaan penugasan pelayanan publik (Public Service Obligation/PSO) oleh Badan Usaha Milik Negara,” katanya.
Selain itu, Hanif menjelaskan bahwa Komisi XI DPR RI juga memiliki tanggung jawab pengawasan sebagai mitra kerja Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau BPI Danantara.
Pengawasan tersebut dilakukan guna memastikan perusahaan-perusahaan BUMN strategis tetap menjalankan mandat negara secara transparan, akuntabel, efektif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
Baca Juga:
Harris Turino: Pelemahan Rupiah Cerminkan Tantangan Struktural Ekonomi Nasional
“Komisi XI DPR RI juga menjalankan fungsi pengawasan sebagai mitra kerja Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), terutama dalam memastikan bahwa perusahaan-perusahaan BUMN strategis yang memperoleh mandat negara tetap menjalankan tugasnya secara akuntabel, efektif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” jelas Politisi Fraksi PKB itu.
Hanif berharap kunjungan kerja tersebut tidak hanya menjadi agenda peninjauan kesiapan distribusi energi semata, tetapi juga menjadi ruang dialog konstruktif antara DPR RI, pemerintah, dan BUMN untuk memperkuat tata kelola subsidi energi nasional.
Menurutnya, pengelolaan subsidi harus terus diarahkan agar semakin tepat sasaran, efisien, dan berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi serta meningkatnya kebutuhan energi masyarakat.