WAHANANEWS.CO, Jakarta – Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto menekankan pentingnya penguatan diplomasi parlemen sebagai instrumen yang mampu menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, hubungan antarparlemen tidak hanya sebatas membangun komunikasi politik, tetapi juga harus mampu mendorong lahirnya kerja sama konkret yang memberikan dampak positif bagi kedua negara.
Baca Juga:
Keselamatan Wisata Edukasi Jadi Perhatian, Danang Minta Operator Patuhi Standar Transportasi
Salah satu bentuk kerja sama yang saat ini tengah didorong adalah penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Maroko, khususnya di bidang pendidikan dan kebudayaan.
Upaya tersebut diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda Indonesia untuk meningkatkan kapasitas akademik sekaligus memperdalam pemahaman mengenai sejarah dan bahasa Arab.
“Intinya adalah bagaimana parlemen, diplomasi parlemen bisa meningkatkan hubungan kedua negara. Antara lain mereka bisa menyiapkan 50 beasiswa untuk orang-orang yang studi bahasa Arab dan kesejarahan,” tegas Utut Adianto kepada Parlementaria usai menerima Kunjungan Kehormatan (Courtesy Call) Duta Besar Maroko di Ruang Delegasi, Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Selasa (23/06/2026).
Baca Juga:
Komisi X DPR Soroti Perlunya Koordinasi Lintas Kementerian dalam Pengelolaan Pendidikan
Utut menjelaskan bahwa hubungan Indonesia dan Maroko telah terjalin sejak lama dan memiliki fondasi sejarah yang kuat.
Kedua negara selama ini menjaga hubungan diplomatik yang baik serta saling mendukung dalam berbagai forum internasional.
Kedekatan tersebut, kata dia, menjadi modal penting untuk memperluas kolaborasi di berbagai sektor strategis pada masa mendatang.