Ia menilai kehadiran para legislator menjadi momen penting untuk memperlihatkan secara langsung dinamika kerja pelaku industri kreatif, khususnya di bidang perfilman.
“Sangat mengharukan sekali kedatangan Komisi VII DPR RI. Terima kasih Mbak Sara atas inisiatifnya untuk melihat langsung bagaimana kami bekerja di industri kreatif, terutama film,” ujar Hanung.
Baca Juga:
Kasus Amsal Berbalik Arah, Kini Jaksa yang Disorot
Dalam kesempatan itu, Hanung turut mengisahkan awal mula pengembangan Studio Alam Gamplong yang berangkat dari kolaborasi dengan pemerintah desa setempat.
Ia menekankan bahwa peran kepala desa yang memiliki visi jauh ke depan menjadi faktor kunci dalam menjadikan kawasan tersebut sebagai pusat produksi film sekaligus destinasi wisata unggulan.
“Awalnya untuk syuting, tapi ternyata masyarakat yang datang membuat tempat ini menjadi viral. Dari situ dampaknya terasa ke ekonomi warga,” jelasnya.
Baca Juga:
Tekanan APBN Menggila, DPR Minta Pemerintah Ambil Langkah Berani Soal BBM
Ia juga menambahkan bahwa konsep arsitektur kawasan yang mengusung nuansa era 1800 hingga 1950 sengaja dihadirkan untuk memberikan pengalaman historis yang autentik bagi pengunjung, sekaligus memperkuat identitas sebagai destinasi wisata berbasis sejarah.
“Saya ingin orang yang datang ke sini merasakan bagaimana kehidupan masa lalu, bagaimana kakek-nenek kita hidup. Itu pengalaman yang ingin kami tawarkan,” pungkasnya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.